Saturday, October 5, 2013

Solusi Islam Terhadap Korupsi

Bismillah...
Yuk kita Simak Video ini dan kita Belajar bersama-sama,...
Pembahasan Utama, MENGENAI HUKUMAN BAGI KORUPTOR,...Afwan, Tulisan dibawah ini bukan translate dari Kajian di Video ini,..Ini sebagai kata Pendahuluan saja dari saya,..
Dan di lain waktu Insya Allah Kita membahas Masalah ""AL-HIRZU", Mungkin sedikit dari kita yang mengetahuinya.

(perbendaharaan kata) : Hadd Sariqah (Mencuri),.......“Al-HIRZU, .. Hukum Hudûd, hukum hadd - muntahib (perampas), mukhtalis (pencopet), dan khaain (pengkhianat)

”Tidaklah dipotong tangan seorang pencuri kecuali (jika ia telah mencuri sesuatu) senilai seperempat dinar atau lebih,......”Tidak ada hukum potong tangan pada muntahib (perampas), mukhtalis (pencopet), dan khaain (pengkhianat)”...Adapun Tharaar - ia adalah orang yang merobek kantong, sapu tangan, tempat simpanan, dan sejenisnya – maka ia dipotong tangannya menurut pendapat yang shahih.

Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga pernah menetapkan bahwa tangan pencuri tidak boleh dipotong kalau hasil curiannya kurang dari ¼ dinar. (HR. Al-Bukhari (12/89), Muslim (1684), Malik (2/832), At-Tirmidzi (1445) dan Abu Daud (4383) dari hadits Aisyah -radhiallahu anha-.)

Dalam syariat, pengkhianatan terhadap harta negara dikenal dengan GHULUL. Sekalipun dalam terminologi bahasa Arab, ghulul berarti sikap seorang mujahid yang menggelapkan harta rampasan perang sebelum dibagi. (Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, XXXI/272). Komite Fatwa Kerajaan Arab Saudi, dalam fatwa No. 9450, yang berbunyi, “Ghulul, yaitu: mengambil sesuatu dari harta rampasan perang sebelum dibagi oleh pimpinan perang dan termasuk juga ghulul harta yang diambil dari baitul maal (uang negara) dengan cara berkhianat (korupsi)”. (Fataawa Lajnah Daimah, jilid XII, Hal 36.)

Hukuman Ta’zir adalah hukuman yang dijatuhkan terhadap pelaku sebuah kejahatan yang sanksinya tidak ditentukan oleh Allah, karena tidak terpenuhinya salah satu persyaratan untuk menjatuhkan Hukuman Hudud. (Almausuah al Fiqhiyyah al Kuwaitiyyah, jilid XII, hal 276.).
Jenis hukuman Ta’zir terhadap koruptor diserahkan kepada Ulil Amri (pihak yang berwenang) untuk menentukannya. Bisa berupa hukuman fisik, harta, kurungan, moril, dan lain sebagainya, yang dianggap dapat menghentikan keingingan orang untuk berbuat kejahatan. Di antara hukuman fisik adalah hukuman cambuk.

Denda dengan membayar dua kali lipat dari nominal harga barang atau uang negara yang diselewengkannya merupakan hukuman terhadap harta. Sanksi ini dibolehkan berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap “Pencuri buah kurma dari pohonnya lalu dibawa pergi, hukumannya dia harus membayar dua kali lipat”. (HR. Nasa’i dan Ibnu Majah).

Hukuman Ta’zir ini diterapkan karena pencuri harta negara tidak memenuhi syarat untuk dipotong tangannya, disebabkan barang yang dicuri tidak berada dalam hirz (penjagaan selayaknya).
"Dan dalam qishash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai ulil albâb (orang-orang yang berakal), supaya kamu bertakwa" [al-Baqarah/2:179].
Read More..

12 kata “JANGAN MENUNGGU” yg perlu dihindari

Bismillaahirrohmaanirrohiim…

12 kata “JANGAN MENUNGGU” yg perlu dihindari :

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum,tapi tersenyumlah,maka kamu akan bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah,tapi bersedekahlah,maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak,tapi bergeraklah,maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli,tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan ….

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tâÞi pahamilah orang itu,maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis.tapi menulislah,maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja,tapi bekerjalah,maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai,tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang,tapi hiduplah dengan tenang.Percayalah bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur tapi bersyukurlah,maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan,tapi lakukanlah! Maka kamu pasti bisa!

Dan … Jangan menunggu lama lagi untuk membagikan tulisan ini kepada semua orang yang anda kenal … sehingga kita semua tersadar ….
Read More..

Persatuan dan Perpecahan

Menanggapi komentar (baca : tuduhan) para pembela bid'ah yang selalu dan selalu di ulang-ulang, mereka menuding saudara-saudara kita yang sedang mengingatkan akan bahaya syirik dan bid'ah serta khurafat sebagai pemecah belah ummat...

Sebagaimana kita ketahui bersama... Ketika ada seseorang yang sedang mencoba menyampaikan larangan-larangan dalam Islam, yang mana larangan itu sering dilakukan oleh ummat Islam itu sendiri. Maka... Respon yang paling populer diantaranya adalah :

"Jangan mengadu domba !!!"

"Jangan memecah-belah !!!"

Dan seterusnya...

Dari sini bisa kita lihat adanya pemahaman yang keliru tentang apa sebenernya penyebab perpecahan, dan juga kekeliruan dalam memahami konsep persatuan diantara kaum muslimin...

____________

Yuk, kita ambil contoh agar lebih mudah dalam memahaminya :

Ketika seseorang berkata :
"Janganlah kalian melakukan maksiat."

- Apakah berarti orang itu sedang memecah belah antara muslim maksiat dengan muslim taat?!?

Ketika seseorang berkata :
"Janganlah kalian berbuat bid'ah."

- Apakah berarti orang itu sedang memecah belah antara muslim yang berbuat bid'ah dan yang berbuat sunnah?!?

Ketika seseorang berkata :
"Janganlah kalian berlaku syirik."

- Apakah berarti orang itu sedang memecah belah antara muslim yang berbuat syirik dan yang bertauhid?!?

Maka jawabnya adalah sama sekali TIDAK !!! Orang itu sama sekali tidak sedang memecah belah... Bahkan justru orang itu sedang dalam usaha untuk menghilangkan sebab-sebab terjadinya perpecahan kaum muslimin...

Karena memang kesyirikan, bid'ah dan khurafat serta maksiat adalah sumber perpecahan di antara kaum muslimin.

Jadi intinya, bagaimana cara membuat kaum muslimin bersatu adalah dengan berusaha menghilangkan segala sebab yang dapat membuat kaum muslimin berpecah belah...

Apa saja yang dapat meyebabkan kaum muslimin berpecah belah ???

Al-jawaab :

1. Syirik.
2. Bid'ah.
3. Maksiat.
4. Khurafat.

Allaah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
"Dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan lain karena itu akan mencerai beraikan kalian dari jalan-Nya."
(QS. Al-An'am [6] : 153)

Mujahid rahimahullaahu ta'ala ketika menafsirkan ayat di atas berkata,
"Jalan-jalan dengan aneka macam bid'ah dan syubhat."
(Jami'ul Bayan, V/88)

Setelah menyebutkan beberapa dalil-dalil bahwa bid'ah adalah pemecah belah ummat, Imam Asy-Syatibi rahimahullaahu ta'ala berkata,
"Semua bukti dan dalil ini menunjukan bahwa munculnya perpecahan dan permusuhan adalah ketika munculnya kebid'ahan."
(Al-I'tisham, I/157)

Oleh sebab itulah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullaahu ta'ala pernah mengungkapkan kalimat yang indah, beliau berkata,
"Bid'ah itu identik dengan perpecahan, sebagaimana sunnah identik dengan persatuan."
(Al-Istiqamah, I/42)

Maka dari itu...

Pahamilah... Persatuan kaum muslimin bukan berarti meniadakan saling menasehati.
Bukan berarti harus membiarkan tanpa ada usaha mengingatkan jika ada orang yang berbuat syirik, bid'ah, khurafat dan maksiat. Apalagi karena menganggap hal-hal tersebut adalah hal biasa dalam dinamika kehidupan masyarakat...

Pahamilah... Persatuan kaum muslimin bukan berarti tidak mengingkari perkara-perkara yang mungkar dan menyimpang.

Pahamilah juga... Persatuan Kaum muslimin haruslah di atas tauhid bukan syirik, harus di atas sunnah bukan bid'ah, dan persatuan kaum muslimin harus di atas taat bukan maksiat.

Jika tidak demikian, lalu di atas apa kita akan bersatu jika tidak di atas Al-Qur-an dan As-Sunnah dan dengan pemahaman para Shahabat Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam????

______________

Allaah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
"Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allaah. Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka."
(QS. Ar-Ruum [30] : 31-32)

Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Aku wasiatkan kepada kalian agar tetap bertakwa kepada Allah, tetaplah mendengar dan taat, walaupun yang memerintah kalian adalah seorang budak dari Habasyah. Sungguh, orang yang masih hidup di antara kalian sepeninggalku, niscaya ia akan melihat perselisihan yang banyak, maka wajib atas kalian berpegang teguh dengan Sunnahku dan Sunnah Khulafa-ur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Peganglah erat-erat dan gigitlah dia dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah oleh kalian setiap perkara yang baru (dalam agama), karena sesungguhnya setiap perkara yang baru itu adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu adalah sesat dan setiap kesesatan tempatnya di Neraka."
(Shahiih, HR. Ahmad dalam Musnadnya, IV/126 - 127, Abu Dawud, no. 4607, Tirmidzi, no. 2676, Ibnu Majah, no. 42, 43, ad-Darimi, I/44, Ibnu Hibban dalam Shahihnya, no. 5, at-Taliiqaatul Hisan, no. 102, al-Mawaarid, Hakim, I/95 - 96, Baihaqi, X/114, Imam Ibnu Abi 'Ashim dalam as-Sunnah, no. 54 - 59, Imam al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah, I/205, no. 102, Imam al-Laalika'i dalam Syarah Ushuul I'tiqaad Ahlis Sunnah wal Jamaa'ah, I/83, no. 81. Derajat hadits ini Shahiih lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 937 dan 2735 dan Irwaa-ul Ghaliil VIII/107 - 109, no. 2455)

____________

Pertanyaan bagi kita semua :

Apakah kaum muslimin dapat bersatu???

Kita hanya bisa berkata :
"Bisa, seperti perkataan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullaahu ta'ala di atas yakni bersatu di atas kebenaran Al-Qur-an dan As-Sunnah. Itulah persatuan yang hakiki, bukan persatuan yang mencampuradukkan yang haq dengan yang bathil, dengan menggugurkan kewajiban beramar ma'ruf nahi munkar."

Namun jika berpecah belah, IYA. Bahkan sudah sejak lama memang sudah berpecah belah, sebagaimana yang telah di sabdakan oleh Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam :
"Ketahuilah, sesungguhnya ummat-ummat sebelum kalian dari kalangan ahlul kitab (ummat Yahudi dan Nasrani telah berpecah-belah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan. Sesungguhnya ummat Islam akan berpecah-belah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan, 72 (tujuh puluh dua) golongan tempatnya di dalam Neraka dan hanya 1 (satu) golongan di dalam Surga yaitu yang aku dan para Shahabatku berjalan di atasnya."
(Shahiih, HR. Ahmad, IV/102, Abu Dawud, no. 4597, At-Tirmidzi, no. 2641, dan al-Hakim, I/129, Shahiihul Jaami', no. 5343)

LIHATLAH saudaraku...
Para Shahabat ridwaanullahi 'alaihim ajma'iin tidak tertarik mengetahui bentuk yang 72 golongan lainnya yang sesat tersebut, tapi para Shahabat hanya fokus ingin mengetahui seperti apa satu golongan yang selamat itu. Yakni orang-orang yang berada di atas jalan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam dan para Shahabat radhiyallaahu ta'ala 'anhum ajma'iin.

Lalu bagaimana dengan kelompok-kelompok, ataupun madzhab, perkumpulan, organisasi dan sebagainya yang ada seperti sekarang ini????

Apakah itu tidak termasuk memecah belah???

Berkumpul dalam suatu komunitas tertentu tidaklah mengapa, bahkan bagus menggabungkan diri dalam perkumpulan ataupun organisasi da'wah dan yang semisalnya, selama berkumpul tersebut mempunyai tujuan da'wah di atas Al-Qur-an dan Sunnah menurut pemahaman Salaful Ummah, maka (Insya' Allaahu Ta'ala) bukanlah suatu bentuk perpecahan.
Wallaahu Ta'ala A'lam.

Begitu juga dengan perbedaan pendapat para ulama' ahlu sunnah, itu juga bukan perpecahan. Misalnya jika ada 2,3,4 pendapat para ulama' dalam suatu perkara. Maka : Kita diwajibkan memilih pendapat yang paling kuat diantara pendapat-pendapat tersebut, yaitu pendapat yang paling mencocoki dalil shahiih dari al-Qur-an dan As-Sunnah.

Sedangkan yang namanya perbuatan syirik dan bid'ah, maka hal ini bukanlah suatu pendapat, melainkan suatu bentuk penyimpangan...

Jadi : Jangan diartikan jika ada ulama', kyai, ustadz, ataupun siapa saja yang berbuat syirik dan bid'ah, kok malah dianggap sebuah perbedaan pendapat yang harus kita hormati, bahkan sampai-sampai diikuti dan dibela mati-matian...

Justru sebaliknya, segala bentuk penyimpangan itu wajib kita ingkari dan kita luruskan...

Maka, bagi siapa saja yang mau berfikir dengan jernih, akan dapat diambil kesimpulan dengan mudah : Bahwa jika ingin kaum muslimin bersatu, maka bersatulah di atas Al-Qur-an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih, Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Dan rangkullah kaum muslimin yang menyimpang dengan berusaha menghilangkan segala perkara-perkara penyimpangan yang dapat memecah belah ummat.

Semoga Allaah menyatukan kita semua di atas tauhid (Islam) dan Sunnah.
Read More..

HARI RAYANYA UMAT ISLAM ADALAH TANGGAL 1----10 DZULHIJJAH.

BISMILLAH.

HARI RAYANYA UMAT ISLAM ADALAH TANGGAL 1----10 DZULHIJJAH.

Yang paling Afdhol ditunaikan di sepuluh hari pertama Dzulhijah adalah menunaikan Haji ke Baitullah

Keutamaan beramal di 10 (sepuluh) Hari Pertama Dzulhijah diterangkan dalam hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma sebagai berikut,

« مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ ».

"Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah)."
Para sahabat bertanya: "Tidak pula jihad di jalan Allah?" Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, "Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.

Allah Subhaanahu wa Ta'ala sebutkan dalam al Qur'an yang artinya, ““Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan haram” (at Taubah:36).

Sebagaimana pula yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa bulan Dzulhijjah ini termasuk bulan haram, ““Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.” (HR Bukhari dan Muslim).

Rasulullah shallalahu’alaihi wa sallam juga bersabda yang artinya, “Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan pada tanggal 1 – 10 Dzulhijjah. Oleh karena itu, perbanyaklah membaca Tahlil, Takbir, dan Tahmid pada hari itu.” (HR. Ahmad dan Sanadnya dishahihkan Syekh Ahmad Syakir)....

Berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhuma.

فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

"Maka perbanyaklah pada hari-hari itu Tahlil, Takbir dan Tahmid". [Hadits Riwayat Ahmad]. ""Subhaanallah walhamdulillah wala'illahha 'illallah Allahu Akbar"" , atau
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Ajbar,.....Laa ilaha illallah, Wallahu Akbar, Allahu Akbar, Walillaahil Hamd.

Dimanapun dan kapanpun dengan suara terdengar diri sendiri & sendiri-sendiri. Dan memperbanyak BERDO'A kepada Allah Subhaanahu wa ta'ala.

Allah Ta'ala juga berfirman yang artinya, ““….Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang…” (QS. Al-Baqarah: 203). Ibnu Abbas berkata “Yang dimaksud “hari yang telah ditentukan--berbilang” adalah tanggal 1 – 10 Dzulhijjah, sedangkan maksud ”beberapa hari yang berbilang” adalah hari tasyriq, tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah” (HR Bukhari).

Lantas manakah yang lebih utama, apakah 10 hari pertama Dzulhijah ataukah 10 malam terakhir bulan Ramadhan?

Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zaadul Ma’ad memberikan penjelasan yang bagus tentang masalah ini. Beliau rahimahullah berkata, “Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam pertama dari bulan Dzulhijjah. Dan sepuluh hari pertama Dzulhijah lebih utama dari sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Dari penjelasan keutamaan seperti ini, hilanglah kerancuan yang ada. Jelaslah bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan lebih utama ditinjau dari MALAM-nya. Sedangkan sepuluh hari pertama Dzulhijah lebih utama ditinjau dari Hari (SIANGNYA) karena di dalamnya terdapat hari NAHR (qurban) yang sampai bukan daging dan darah, TAPI KETAQWAAN kepada Allah Azza Wa Jalla, hari ‘Arofah dan terdapat hari tarwiyah (8 Dzulhijjah).” Dan Hari Arofah Allah Subhaanahu Wa ta'ala turun ke bumi dan berkata kepada para Malaikat, agar dicatat dan dikabulkan permintaan(hajad) orang-orang yang datang ke Arofah.

Bagi orang mampu, jangan Bakhil, Kikir and Pelit Untuk berkurban,...Jadi ber-Qurban-lah,di bulan Dzulhijjah ini...Hanya ketaqwaanlah yang sampai kepada Allah Azza wa Jalla.

Intinya, keutamaan sepuluh hari awal Dzulhijah berlaku untuk amalan apa saja, tidak terbatas pada amalan tertentu, sehingga amalan tersebut bisa shalat, sedekah, MELAPANGKAN KESULITAN ORANG LAIN, membaca Al Qur’an, dan amalan sholih lainnya.

Sudah seharusnya setiap muslim menyibukkan diri di hari tersebut (sepuluh hari pertama Dzulhijah) dengan melakukan ketaatan pada Allah Ta'ala, dengan melakukan amalan Wajib, dan menjauhi larangan Allah Subhaanahu Wa Ta'ala.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.
Read More..

Wednesday, May 15, 2013

Jika anda Cinta, Minta Izinlah Pada Walinya


Cinta itu seperti bunga-bunga, ia akan tumbuh di setiap hati yang ingin di mengerti, dipahami dan yang ingin dampingi...

Oleh karena itu sirami hati dengan budi pekerti agar cinta tak layu yang pada akhirnya akan mati..

Cinta itu akan bermakna apabila mampu menyatukan dua hati yang berbeda laksana pelangi walau beragam warna, namun bersinergi dalam nuansa yang indah karena hakekatnya mereka adalah satu jiwa..

Jika cinta, dan telah mantap nyatakanlah dengan meminta izin kepada walinya...

Namun jika tidak, jangan memberi harapan dan jangan memaksa bila tak ada tanggapan...

Cinta yang datangnya dari mata hanya karena melihat pesona raga seringkali diwarnai dengan duka..

Namun jika cinta datang dari hati Insya Allah akan berarti..

Sesungguhnya mencintai itu adalah hak kita, namun memiliki tanpa ikatan halal, kita tak berhak atas dirinya..

Oleh karena itu jangan ragu melepaskan sesuatu yang belum berhak kita miliki..

Kalau Allah menjadikan dia untuk kita, dia pasti akan kembali..

Atau Allah akan mengganti dengan yang lebih baik di kemudian hari..
InsyaAllah...
Aamiin...
Read More..

Monday, May 6, 2013

Tips memilih pom bensin dan mengisi bensin yang benar



LEBIH BAIK ISI DI POM BENSIN PERTAMINA KODE 31 atau (Angka Kedua 1)

Tiap pom bensin memiliki kode depan masing-masing..dimana anda bisa mengetahuinya ?
Berikut ini saya berikan tips buat isi di Pom Bensin yang bagus:

Pernah memperhatikan plang nama besar saat menuju ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau 34.XXXXX. itu bukan kode buntut. Huruf awal pertama menandakan kode wilayah . Sedang angka kedua mengandung arti kepemilikan.

Kepala 3 berarti SPBU berdomisili di Jakarta Jawa Barat, Banten dan sekitarnya. Kalo kepala 5 kayaknya Surabaya.
Digit kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina sendiri. Sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta atau dealer..jadi yang penting angka keduanya 1 gak masalah berapapun angka pertamanya karena itu kode wilayah .

Karena, sebenarnya ada tiga kategori SPBU. Pertama COCO alias corporate owner corporate operate, CODO yakni corporate owner dealer operate. Terakhir DODO, dealer owner dealer operate. Ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com

Karena dikendalikan oleh pertamina, maka kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini lebih baik dibanding DODO. Tanpa bermaksud menyamaratakan, di sisi bisnis bisa dimengerti, karena ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku curang. kalo saya sih nyaranin ngisi bensin sebaiknya di SPBU yang milik Pertamina (angka keduanya 1) karena quality control-nya cukup bagus..
saya denger2 juga dari supir taksi dan orang2 yang telah pengalaman ngecek pas ngisi bensin katanya yang kode 31 (Angka Kedua 1)takarannya sesuai sedangkan yang 34 agak berbeda meskipun punya tanda "PASTI PAS".
Menurut banyak orang juga kode pertamina 31 (Angka Kedua 1)ternyata paling baik(kualitas bensin) dibanding denanda yang kode 34.

cara buktiinya:

coba bagi anda yang menggunakan mobil/ motor matic, pastinya akan terasa tarikan mobilnya .jika mengisi bensin di pertamina dengan tanda kode 31 (Angka Kedua 1)akan terasa tarikan mobilnya lebih kencang dan tidak terlalu kotor dibanding dengan tanda pom dengan tanda kode lainnya

Coba anda bandingkan jumlah mobil/ motor yang ngisi bensin di pom bensin tersebut di pom bensin kode 31(Angka Kedua 1) pasti sangat ramai sedangkan yang kode 34 agak cenderung sepi..ini udah saya buktikan sendiri.

Coba anda ngisi 1 Liter bensin di Pom bensin 31 (Angka Kedua 1)dan pom bensin 34 bandingkan aja dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang mana yang lebih cepat habis)..

coba anda tanya sama supir angkot atau supir taksi dimana pom bensin yang bagus, pasti sebagian besar mereka jawab di pom bensin 31 (Angka Kedua 1)karena mereka juga banyak ngisi di pom bensin 31
Kalo gak percaya bisa dibuktikan sendiri anda...tapi gak semua 34 juga yang kaya begitu

2. TIAP ISI BENSIN MINTA KEPADA PETUGASNYA TUAS HANDLE SELANG JANGAN DITEKAN TAPI DILEPAS AJA WAKTU DITARUH DI TANGKI KITA
Pernah gak anda sewaktu ngisi bensin, tuasa handle ditekan2 begitu sama petugasnya? pasti pernah lah nemuinnya...kenapa begitu? karena banyak oknum yang nakal denanda cara memainkan takaran bensin dengan tanda cara seperti itu sehingga jumlah bensin yang kita isi lebih sedikit dari apa yang seharusnya..
Pengalaman saya ngisi di pom bensin kode 31 (Angka Kedua 1), petugas gak pernah menekan-nekan tuas handle selang sewaktu mengisi sedangkan di kode 34 liat aja deh...kalo anda sewaktu ngisi bensin digituin, petugasnya ditegur aja..

3.ISILAH BENSIN WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN


Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah.Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang.

Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari, sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan anda rugi/kompensasi karena temperatur

4.ISI BENSIN SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.

Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.,tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.

5.JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN

Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.

Semoga Bermanfaat.. :)
Salam IT..
Read More..

UNTAIAN KALBU


malam ini dering jam kembali membangunkanku dari tidur
kusapu wajah dan ku ucap doa bangun tidur

ku lihat waktu telah menunjuk 2.30 dini hari
sejenak aku terdiam menikmati sunyi yang syahdu
lalu ku beranjak mengambil air wudhu
ku hampar sajadah dan kumulai mendekati Robb-ku

Ya Robb,,
inilah saatnya orang mencari perlindungan-Mu dari api neraka
inilah saatnya orang memohon penjagaan-Mu dari api neraka
inilah saatnya orang memohon pertolongan-Mu dari api neraka
inilah saatnya orang berlari kepada-Mu dari api neraka
inilah saatnya sang pendosa bertaubat kembali kepada-Mu
inilah saatnya orang yang ketakutan mencari perlindungan-Mu

Dalam untaian tasbih menyeru asma-asma-Mu
aku memohon ampun atas kedzalimanku dan kedurhakaanku kepada-Mu
Ya Robb,,
Duhai pelindung dalam dukaku
duhai sahabat dalam deritaku
duhai kekasih dalam nikmatku
duhai tujuan dalam harapanku
Engkaulah yang menutupi rahasiaku yang menentramkan ketakutanku
Yang memaafkan kegelinciranku
ampuni kesalahanku Ya Robb,,,
Ya Robb,,,
telah aku dzalimi diriku sendiri dari nikmat yang Engkau berikan
maka ampuni aku, sayangi aku dan maafkanlah aku
sungguh aku lemah dihadapan-Mu
Read More..

Semoga Kita Selalu Ingat Untuk Menoleh Kepada_NYA


Seorang mandor bangunan yg berada di lt 5 ingin memanggil pekerjanya yg lagi bekerja di bawah...

Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaannya dan bisingnya alat bangunan.

Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh ke atas, dilemparnya Rp. 1.000- yg jatuh tepat di sebelah si pekerja.
Si pekerja hanya memungut Rp 1.000 tsb dan melanjutkan pekerjaannya.

Sang mandor akhirnya melemparkan Rp 100.000 dan berharap si pekerja mau menengadah "sebentar saja" ke atas.
Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan Rp 100.000 dan kembali asyik bekerja.

Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yang tepat mengenai kepala si pekerja. Merasa kesakitan akhirnya si pekerja baru mau menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor...

Cerita tersebut di atas sama dengan kehidupan kita, Allah selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk mengurusi "dunia" kita.

Kita diberi rejeki sedikit maupun banyak, sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur kpd NYA

Bahkan lebih sering kita tidak mau tahu dari mana rejeki itu datang···
Bahkan kita selalu bilang ··· kita lagi "HOKI!"

Yang lebih buruk lagi kita menjadi takabur dengan rejeki milik Allah.

Jadi jangan sampai kita mendapatkan lemparan "batu kecil" yg kita sebut musibah ...! agar kita mau menoleh kepada-NYA.

Sungguh Allah sangat mencintai kita, marilah kita selalu ingat untuk menoleh kepada NYA sebelum Allah melemparkan batu kecil.

Semoga bermanfaat.
Read More..

Gadis Berbau Syurga


Kisah ini dituturkan oleh Ummu Ahmad al-Du’aijy dalam sebuah wawancara dengan Majalah al-Yamamah.

Seorang gadis meninggal dunia di usia 20 tahun setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Sesaat sebelum ia meninggal, keluarganya bertanya kepadanya: “Bagaimana kabarmu?”

Lalu ia menjawab: “Baik sekali, alhamdulillah.” Namun tidak lama kemudian ia meninggal dunia, semoga Allah merahmatinya.

Mereka membawanya ke tempat pemandian mayat. Dan ketika kami meletakkannya di atas kayu tempat pemandian, kami pun mulai memandikannya.

Tiba-tiba kami melihat wajahnya yang bercahaya dan tersenyum. Ia seperti sedang tidur di atas pembaringannya. Sama sekali tidak ada luka, tulang yang patah atau darah yang mengalir.

Yang menakjubkan adalah ketika mereka ingin mengangkatnya untuk menyelesaikan proses pemandian itu, tiba-tiba dari hidungnya keluar cairan putih yang kemudian memenuhi ruangan pemandian itu dengan aroma semerbak yang sangat wangi !!

Subhanallah ini benar-benar semerbak misk (wangi sorgawi). Kami semua bertakbir memuji Allah. Sampai-sampai putriku yang juga sahabat dari gadis yang meninggal itu menangis.

Kemudian aku bertanya kepada bibi gadis itu tentang bagaimana gerangan gadis itu semasa hidupnya?
Maka ia mengisahkan: “ ia tidak pernah meninggalkan satu kewajiban pun sejak ia memasuki usiamumayyiz-ny a (sudah dapat membedakan sesuatu yang baik dan sesuatu yang buruk , kira-kira umur 7 tahun). Ia tidak pernah menonton film, serial sinetron dan televisi, dan ia tidak pernah mendengarkan musik dan nyanyian dan semua hal yang melenakan.

Sejak usia 13 tahun, ia terus berpuasa Senin-Kamis. Ia sudah berniat untuk bekerja sukarela memandikan mayat. Namun ternyata ia harus dimandikan lebih dahulu sebelum ia memandikan orang lain. Semua guru dan kawannya mengenang ketakwaan, akhlak dan perilakunya. Pergaulannya begitu berpengaruh dan berkesan bagi guru dan kawan kawannya semasa hidup hingga kematiannya.

“Barangsiapa yang diuji dengan mendapatkan anak perempuan kemudian ia berbuat baik kepada mereka (dengan mendidiknya) maka anak perempuan itu akan menjadi penghalang baginya dari sentuhan api neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan kemudian ia sabar atas (merawat dan mendidik) mereka serta ia memberi makan dan minum mereka dari apa-apa yang ia dapatkan maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang baginya dari api neraka di hari kiamat.” (HR. Ahmad)

Diriwayatkan oleh Aisyah ra. ia berkata: “Aku kedatangan seorang ibu miskin yang membawa kedua anak perempuannya. Aku berikan kepadanya tiga butir buah kurma. Kemudian ia memberikan masing-masing dari kedua anaknya satu butir kurma dan yang satu butir lagi ia ambil untuk dimakan sendiri. Akan tetapi, ketika ia akan memakannya, kedua anaknya itu memintanya. Akhirnya satu butir kurma itu dibelah dua dan diberikan kepada mereka berdua. Kejadian itu mengagumkanku. Maka, aku ceritakan hal itu kepada Nabi saw. Kemudian beliau bersabda: “Allah saw. mengharuskan ibu itu masuk surga atau membebaskannya dari neraka disebabkan kasih sayangnya terhadap anak perempuannya.”( HR. Muslim)

“Barangsiapa mengurus dan mendidik dua anak perempuan hingga mereka dewasa maka ia datang di hari kiamat bersamaku.” Beliau merapatkan jari-jemarinya. (HR. Muslim)

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat malaikat yang kasar, yang keras yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-N ya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS.At-Tahrim:6 )
Read More..

Manfaat Berwudhu sebelum tidur

Bismillah hirrahmaaniraahim ;)
Memang ini kedengarannya sepele.Tapi jangan anggap enteng soal ini, pasalnya nabi senantiasa wudhu sebelu tidur.berwudhu,disamping bernilai ibadah juga bermanfaat besar bagi kesehatan .

peneliti dari Universitas Alexsandria ,dr musthafa syahatah ,yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu.

Dengan ber-istisnaq (menghirup air dalam hidung) misalnya kita dapat mencegah timbulnya penyakit dalam hidung. Dengan mencuci kedua tangan ,kita dapat menjaga kebersihan tangan. Kita juga bisa menjaga kebersihan kulit wajah bila kita rajin berwudhu. Selain itu,kita juga bisa menjaga kebersihan daun telinga dan telapak kaki kita, artinya dengan sering berwudhu kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita.

Lalu ,bagaimana jika berwudhu dilakukan sebelum tidur ? Nah,para pakar kesehatan di dunia senantiasa menganjurkan agar kita mencuci kaki mulut dan muka sebelum tidur. Bahkan ,sejumlah pakar kecantikan memproduki alat kecantikan agar dapat menjaga kesehatan kulit muka.

Di samping itu tentunya anjuran untuk berwudhu juga mengandung nilai ibadah yang tinggi. Sebab ketika seseorang dalam keadaan suci. Jika seseorang berada dalam keadaan suci,berarti ai dekat dengan Allah. Karena Allah akan dekat dan cinta kepada orang-orang yang berada dalam keadaan suci.

Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu') maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap 'Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci'". (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.)

Hal ini juga ditulis dalam kitab tanqih al-Qand al-Hatsis karangan syekh muhamad bin umar an-nawawi al-mantany. Dari umar bin harits bahwa nabi bersabda :”barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu ,maka apabila mati disaat tidur maka matinya dalam keadaan syahid disisi allah.
Maksudnya orang yang berwudhu sebelum tidur akan memperoleh posisi yang tinggi disisi Allah.

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa berwudhu sebelu tidur merupakan anjuran nabi yang harus dikerjakan bila seseorang ingin memperoleh kemuliaan disisi Allah.

Manfaat Wudhu Sebelum Tidur

Pertama, merilekskan otot-otot sebelum beristirahat. Mungkin tidak terlalu banyak penjelasan. Bisa dibuktikan dalam ilmu kedokteran bahwa percikan air yang dikarenakan umat muslim melakukan wudhu itu merupakan suatu metode atau cara mengendorkan otot-otot yang kaku karna lelahnya dalam beraktifitas. Sangat diambil dampak positifnya bahwa jika seseorang itu telah melakukan wudhu, maka pikiran kita akan terasa rileks. Badan tidak akan terasa capek.

Kedua, mencerahkan kulit wajah. Wudhu dapat mencerahkan kulit wajah karena kinerja wudhu ini menghilangkan noda yang membandel dalam kulit. Kotoran-kotoran yang menempel pada kulit wajah kita akan senantiasa hilang dan tentunya wajah kita menjadi cerah dan bersih.

Ketiga, didoakan malaikat. Dalam sabda Beliau yang disinggung pada bagian atas, malaikat akan senantiasa memberikan do’a perlindungan kepada umat muslim yang senantiasa wudhu sebelum tidur. Padahal malaikat adalah makhluk yang senantiasa berdzikir kepada Allah. niscaya do’anya akan senantiasa dikabulkan pula oleh Allah. Oleh karena itu, senantiasa berwudhu itu adalah hal yang wajib kita lakukan.

Fenomena Meninggal Dunia Saat Tidur Dalam Sunnah

Jauh-jauh hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sudah memberikan bimbingan dalam tidur agar tidak menimbulkan bahaya, di antaranya tidur sambil miring ke kanan, tidak tidur sambil tengkurap.

Diriwayatkan oleh al-Hakim dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu, Pernah suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melewati seseorang yang tidur tengkurap di atas perutnya, lalu beliau menendangnya dengan kakinya seraya bersabda,

"Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang tidak disukai Allah Azza Wa Jalla." (HR. Ahmad dan Al-Hakim).

Sesungguhnya sebab kematian itu bermacam-macam, namun kematian tetaplah satu. Selain Sleep Apnea masih ada sebab lainnya yang menjadi media datangnya kematian. Karenanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberikan tips terbaik bagi umatnya dalam menghadapi kematian yang datangnya tak terduga ini.

Disebutkan dalam Shahihain, dari sabahat al-Bara' bin Azib radliyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda kepadanya;

"Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan shalat." (HR. Bukahri dan Muslim).

Dalam menjelaskan faidah dari perintah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ini, Al-Hafidz Ibnul Hajar menyebutkan hikmahnya, di antaranya yaitu: Agar dia tidur pada malam itu dalam keadaan suci supaya ketika kematian menjemputnya dia dalam keadaan yang sempurna. Dari sini diambil kesimpulan dianjurkannya untuk bersiap diri untuk menghadapi kematian dengan menjaga kebersihan (kesucian) hati karena kesucian hati jauh lebih penting daripada kesucian badan.

Imam al-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menyebutkan tiga hikmah berwudlu sebelum tidur (yang maksudnya tidur dalam keadaan suci). Salah satunya adalah khawatir kalau dia meninggal pada malam tersebut.

Abdul Razak mengeluarkan sebuah atsar dari Mujahid dengan sanad yang kuat, Ibnu Abbas radliyallahu 'anhuma berkata,

"Janganlah engkau tidur kecuali dalam kondisi berwudlu (suci), karena arwah akan dibangkitkan sesuai dengan kondisi saat dia dicabut."Manfaat Berwudhu sebelum tidur
=====================================
Bismillah hirrahmaaniraahim ;)
Memang ini kedengarannya sepele.Tapi jangan anggap enteng soal ini, pasalnya nabi senantiasa wudhu sebelu tidur.berwudhu,disamping bernilai ibadah juga bermanfaat besar bagi kesehatan .

peneliti dari Universitas Alexsandria ,dr musthafa syahatah ,yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu.

Dengan ber-istisnaq (menghirup air dalam hidung) misalnya kita dapat mencegah timbulnya penyakit dalam hidung. Dengan mencuci kedua tangan ,kita dapat menjaga kebersihan tangan. Kita juga bisa menjaga kebersihan kulit wajah bila kita rajin berwudhu. Selain itu,kita juga bisa menjaga kebersihan daun telinga dan telapak kaki kita, artinya dengan sering berwudhu kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita.

Lalu ,bagaimana jika berwudhu dilakukan sebelum tidur ? Nah,para pakar kesehatan di dunia senantiasa menganjurkan agar kita mencuci kaki mulut dan muka sebelum tidur. Bahkan ,sejumlah pakar kecantikan memproduki alat kecantikan agar dapat menjaga kesehatan kulit muka.

Di samping itu tentunya anjuran untuk berwudhu juga mengandung nilai ibadah yang tinggi. Sebab ketika seseorang dalam keadaan suci. Jika seseorang berada dalam keadaan suci,berarti ai dekat dengan Allah. Karena Allah akan dekat dan cinta kepada orang-orang yang berada dalam keadaan suci.

Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu') maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap 'Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci'". (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.)

Hal ini juga ditulis dalam kitab tanqih al-Qand al-Hatsis karangan syekh muhamad bin umar an-nawawi al-mantany. Dari umar bin harits bahwa nabi bersabda :”barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu ,maka apabila mati disaat tidur maka matinya dalam keadaan syahid disisi allah.
Maksudnya orang yang berwudhu sebelum tidur akan memperoleh posisi yang tinggi disisi Allah.

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa berwudhu sebelu tidur merupakan anjuran nabi yang harus dikerjakan bila seseorang ingin memperoleh kemuliaan disisi Allah.

Manfaat Wudhu Sebelum Tidur

Pertama, merilekskan otot-otot sebelum beristirahat. Mungkin tidak terlalu banyak penjelasan. Bisa dibuktikan dalam ilmu kedokteran bahwa percikan air yang dikarenakan umat muslim melakukan wudhu itu merupakan suatu metode atau cara mengendorkan otot-otot yang kaku karna lelahnya dalam beraktifitas. Sangat diambil dampak positifnya bahwa jika seseorang itu telah melakukan wudhu, maka pikiran kita akan terasa rileks. Badan tidak akan terasa capek.

Kedua, mencerahkan kulit wajah. Wudhu dapat mencerahkan kulit wajah karena kinerja wudhu ini menghilangkan noda yang membandel dalam kulit. Kotoran-kotoran yang menempel pada kulit wajah kita akan senantiasa hilang dan tentunya wajah kita menjadi cerah dan bersih.

Ketiga, didoakan malaikat. Dalam sabda Beliau yang disinggung pada bagian atas, malaikat akan senantiasa memberikan do’a perlindungan kepada umat muslim yang senantiasa wudhu sebelum tidur. Padahal malaikat adalah makhluk yang senantiasa berdzikir kepada Allah. niscaya do’anya akan senantiasa dikabulkan pula oleh Allah. Oleh karena itu, senantiasa berwudhu itu adalah hal yang wajib kita lakukan.

Fenomena Meninggal Dunia Saat Tidur Dalam Sunnah

Jauh-jauh hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sudah memberikan bimbingan dalam tidur agar tidak menimbulkan bahaya, di antaranya tidur sambil miring ke kanan, tidak tidur sambil tengkurap.

Diriwayatkan oleh al-Hakim dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu, Pernah suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melewati seseorang yang tidur tengkurap di atas perutnya, lalu beliau menendangnya dengan kakinya seraya bersabda,

"Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang tidak disukai Allah Azza Wa Jalla." (HR. Ahmad dan Al-Hakim).

Sesungguhnya sebab kematian itu bermacam-macam, namun kematian tetaplah satu. Selain Sleep Apnea masih ada sebab lainnya yang menjadi media datangnya kematian. Karenanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberikan tips terbaik bagi umatnya dalam menghadapi kematian yang datangnya tak terduga ini.

Disebutkan dalam Shahihain, dari sabahat al-Bara' bin Azib radliyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda kepadanya;

"Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan shalat." (HR. Bukahri dan Muslim).

Dalam menjelaskan faidah dari perintah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ini, Al-Hafidz Ibnul Hajar menyebutkan hikmahnya, di antaranya yaitu: Agar dia tidur pada malam itu dalam keadaan suci supaya ketika kematian menjemputnya dia dalam keadaan yang sempurna. Dari sini diambil kesimpulan dianjurkannya untuk bersiap diri untuk menghadapi kematian dengan menjaga kebersihan (kesucian) hati karena kesucian hati jauh lebih penting daripada kesucian badan.

Imam al-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menyebutkan tiga hikmah berwudlu sebelum tidur (yang maksudnya tidur dalam keadaan suci). Salah satunya adalah khawatir kalau dia meninggal pada malam tersebut.

Abdul Razak mengeluarkan sebuah atsar dari Mujahid dengan sanad yang kuat, Ibnu Abbas radliyallahu 'anhuma berkata,

"Janganlah engkau tidur kecuali dalam kondisi berwudlu (suci), karena arwah akan dibangkitkan sesuai dengan kondisi saat dia dicabut."
Read More..