Kamis, 07 Februari 2013

Manusia dan Takdir


Nama              : Erfan Wahyudi
Kelas/NIM     : 12_S1 TI_06 / 12.11.6123

MANUSIA DAN TAKDIR
Manusia dalam pemikiran dan pandangan islam terdiri dari dua unsur,yaitu materi dan immateri. Tubuh manusia bersifat materi yang berasal dari tanah,sedangkan roh manusia berasal dari subtansi immateri artinya, jika kita pahami dari factor penciptaan sebelum manusia menjadi “manusia”.
Pengertian takdir kita perlu percaya kepada takdir,karena takdir merupakan rukun iman yang ke enam,dari segi bahasa kata takdir mengandung arti ukuran ketentuan kemampuan dan kepastian,sehingga takdir di sini dimaknai ketentuan dari tuhan yang maha kuasa,sehingga manusia harus bisa menerimanya apa adanya terhadap keputusan dirinya yang telah di takdirkan tuhan.
Macam – macam takdir :
1.      Pertama,takdir tuhan yang berlaku pada fenomena alam fisika sebagaimana di isyratkan oleh beberapa kutipan ayat al – Qur’an.
2.      Kedua takdir yang berkenaan dengan hukum social ( sunnatullah ) yang berlakunya dengan melihatkan manusia hadir di dalamnya.
3.      Ketiga takdir dalam hukum kepastian tuhan yang berlaku secara time respons-nya lebih jauh lagi setelah manusia memasuki alam akhirat.
Kepastian Absolut dan Kepastian Relatif, dalam hal ini, Ilmu teologi dan ilmu fisika selalu kontroversi mengenai kepastian berlakunya hukum alam dan tak pernah berakhir. Seperti yang dikatakan imam Al-Ghazali, hal ini hanyalah suatu kebetulan yang berulang-ulang sehingga manusia menyimpulkan sebagai kaitan sebab akibat saja.
Pengaruh takdir atas manusia, kebebasan yang dimiliki manusia terkesan sangat kecil dan sempit,Namun secara alamiah,kebebasan manusia telah memiliki “takdir” yang tidak bisa di rubah,dalam di mensi fisiknya manusia sangat terikat dengan hukum alam yang melekat padanya,contoh manusia tidak akan bisa terbang seperti burung atau berengan seperti ikan dalam air secara terus menerus dan lainnya.

v    Ikhtiar
Adalah : segala sesuatu yang telah terjadi dengan ridho Allah. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa takdir telah ditetapkan jauh sebelum manusia diciptakan.
v    Do’a
Adalah : permohonan yang di persembahkan oleh Allah SWT, do’a muncul karena ada perasaan naluri cemas dan harpan.

Hikmah Iman kepada Takdir
1.      Pertama dapat mendorong manusia untuk mengadakan penelitian – penelitian terhadap benda – benda alam dan hukum – hukum Allah yang terdapat dalam kandungan Al-Qur’an .
2.      Kedua akan dapat mendorong manusia untuk berusaha dan beramal dengan sungguh – sungguh untuk mencapai kehidupan yang baik di dunia dan akhirta,mengikuti hukum kausalitas yang telah di gariskan oleh Allah SWT.
3.      Ketiga akan dapat mendorong manusia untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT yang memiliki kekuasaan,kehendak mutlak,kebijaksanaan,keadilan dan kasih saying kepada manusia.
4.      Keempat akan dapat mendorong manusia untuk menanamkan sikap tawakkal,Hal ini tentu saja karena manusia hanya dapat berikhtiar dan berdoa sedangkan hasil akhirnya tergantung kehendak-nya.
5.      Kelima akan dapat mendorong manusia mendatangkan ketenangan jiwa dan ketentraman hidup bagi manusia karena semua berasal dari kehendak Allah SWT.
Kebebasan Manusia dan Agamanya, adanya ruang kebebasan yang dimiliki manusia bisa saja kita tafsirkan menghargai kualitas dan posisi manusia unuk tumbuhsebagai makhluk yang dewasa dan merdeka dengan bekal akal dan nuraninya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan kata-kata yang sopan,,
Jika menurut Sahabat Blogger Artikel ini bermanfaat silahkan di COPAST (Copy Paste) tanpa mencantumkan sumber..
#Kalau ingin dicantumkan, Alhamdulillah.. :) ^_^

Ilmu itu milik ALLAH, Siapapun berhak mempelajarinya.. :)

Terimakasih Telah Berkunjung.. :)